Life Goals

Jumat, 26 Februari 2016




Everyone has their own life goals..



image source : here


Saya pernah ikut seminar motivasi dimana disitu kita semua dimotivasi untuk menuliskan apa life goals kita. Semacam mimpi-mimpi dan target-target yang ingin kita wujudkan dalam hidup. Hal ini akan memacu kita untuk lebih semangat melakukan ikhitiar yang membuat kita semakin dekat dengan life goals kita.

Waktu itu sih saya semangat banget, rasanya ada puluhan life goals yang saya ingin tulis. Tapi ketika mau menuliskannya saya jadi ragu karena di kepala muncul berbagai pertanyaan seperti ini ”ini mimpi saya terlalu muluk-muluk nggak sih?” “ah apa iya bisa tercapai?” “yakin nih ini adalah hal yang benar-benar saya impikan?”. Karena nggak punya jawaban dari pertanyaan tersebut akhirnya saya batal menuliskannya.

Sampai saya melihat di timeline sosial media teman-teman dan senior saya yang berhasil mewujudkan salah dua, salah tiga, dari life goals  mereka. Ada yang wisuda tepat waktu, ada yang berhasil lolos seleksi pertukaran pemuda ke luar negeri, ada yang dapat beasiswa s-2, ada yang menang kompetisi, semuanya bikin iri. Saya jadi terpacu rasanya ingin seperti mereka. Saya juga ingin lulus cepat dengan nilai yang bagus, saya ingin menang berbagai kompetisi, saya ingin dapat beasiswa s-2. Akhirnya saya menuliskan keinginan-keinginan tersebut sebagai my own life goals.

Ternyata... nggak ada satupun yang tercapai. Hahahaha.*lah malah girang* *sebenarnya ketawa miris*
Jalan hidup saya ternyata malah jauh meleset dari life goals yang saya tuliskan. Saya bingung ini apa emang Allah nggak ridho apa gimana. Saya sempat ngerasa sedih disaat tahu kalau ada teman dan senior yang bisa mewujudkan life goals yang sama dengan apa yang saya inginkan. 

Sebelum gegana (gelisah galau merana) berkepanjangan, saya coba koreksi dan evaluasi diri.
Setelah naik gunung turun gunung tujuh kali, akhirnya nemu juga jawaban yang pas. 

Kenapa life goals saya nggak terwujud? Karena saya hanya meniru life goals orang lain, saya belum mengenal diri saya sendiri, saya hanya merasa ketika orang lain terlihat keren dengan mimpi-mimpinya maka jika saya punya mimpi yang sama maka saya akan terlihat keren seperti itu. Saya bahkan belum tahu benar apa minat saya, apa yang sesungguhnya yang benar-benar saya butuhkan dan inginkan. 

*breath taking*

Sejak itu saya mengubah life goals  saya dengan mengukur kemampuan dan keadaan saya sekarang. Mencoba banyak hal sampai saya tahu apa yang bidang yang benar-benar saya sukai dan kuasai. Akhirnya saya nggak pernah iri atau sedih lagi ketika ada teman yang berhasil mewujudkan mimpi dan targetnya. Saya hanya berkata kepada diri sendiri “everyone has their own life goals.. just focus on your self” *smile*

So, what’s your life goals?
 
Kalau saya dalam waktu dekat life goals saya adalah menikah dan punya baby. 
*calon mana calooon*


2 komentar:

  1. Saya calon nya. Boleh? *Kabur*

    BalasHapus
  2. Wah.. Penting banget tuh punya life goals, saya sendiri pernah baca.. Kalau kita menuliskan impian2 kita, secara perlahan akan tercapai. Apa yang kita inginkan semesta akan mendengarnya.. Tetap semangat walau belum ada mimpi yg tercapai. Salam kenal dr Blogger Jambi.. :)

    BalasHapus

Jangan cuma bisa ninggalin kenangan, tinggalin komentar juga dong ^_^

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS