√ BOSAN - Duduk Paling Depan

BOSAN

"Mas, adek bosan"
"bosan sama mas?"
"bosan sama rutinitas. tapi kadang-kadang ada bosannya jugalah sama mas"
"hm...mas harus gimana?"
"iya gimana yaaa, masak mas operasi plastik. Tapi kalau mau boleh juga di dapur banyak kantong plastik ndak terpakai".

Percakapan yang rada absurd , tapi nyata. 


Saya orangnya nggak pandai menyimpan rasa terutama di hadapan suami. Kalau saya lagi kesal, senang, bete', sedih, sakit pasti kelihatan banget, nggak hanya dari raut wajah tapi saya ngomong langsung. 

Cuma suami saya kok orangnya sabar kebangetan, digituin pun dia nggak ada marah malah nanya "Mas harus gimana?"  yang artinya dia siap ngelakuin apa aja yang dia mampu asal saya senang. 


Saya pun jadi nggak tega minta macam-macam diluar kemampuan kami. Menghilangkan jenuh dengan liburan ke luar kota? budgetnya lagi nggak ada, plus kondisi saya yang lagi hamil tri semester ketiga ini juga nggak bakalan kuat. Mau shopping barang yang diidam-idamkan? duuh rasanya lebih baik nabung buat lahiran. 

Alhasil kami jalan-jalan ke tempat yang dekat-dekat saja, atau nonton di kamar sambil kelonan  ngobrol dan bercanda. 

Mungkin beginilah hidup berumah tangga ya. Adakalanya menggebu-gebu, ada kalanya jenuh. Tapi jenuh bisa diatasi bukan diganti. Lagian kalau sudah punya anak nanti pasti rumah jadi lebih rame dan rasa bosan nggak akan sering bertamu ^_^

Get notifications from this blog