Duduk Paling Depan

Selasa, 10 Januari 2017


image source : here



Awalnya link blog ini adalah nama saya, namun setelah dipikir-pikir saya butuh nama blog yang ear catchy. Maka jadilah dudukpalingdepan.blogspot.co.id. 

Kenapa duduk paling depan?


Karena menulis bagi saya rasanya seperti menceritakan kembali pengalaman dan perasaan yang ingin saya curahkan. Nah jika ada yang bercerita tentu ada yang mendengar atau menyimak. Saya jadi teringat sewaktu pertama kali masuk Sekolah Dasar (SD), ibu saya antusias sekali menyiapkan saya pagi-pagi sudah rapi dengan seragam untuk diantar ke sekolah. Tujuan ibu saya mengantar lebih pagi agar saya bisa dapat bangku paling depan. Kata beliau, anak yang duduk paling depan bisa jadi anak yang pintar dan juara kelas. Karena saya waktu itu juga sangat senang akan memulai sekolah, saya nurut aja. Kejadian yang sama selalu berulang setiap tahun ajaran baru dimana saya punya ruang kelas baru maka di hari pertama ibu saya akan mengantar saya lebih pagi untuk dapat tempat duduk paling depan. Sekalipun nggak dapat, karena ternyata ada murid lain yang lebih pagi datangnya maka ibu saya berusaha membujuk wali kelas agar saya bisa duduk di barisan depan. Alhasil satu meja yang diisi dua murid ditambah menjadi tiga karena saya nyempil harus duduk paling depan, hahaha.

Apa itu ngaruh dengan prestasi saya di sekolah? tentu saja. Duduk paling depan membuat saya mau nggak mau fokus memperhatikan apa yang guru ajarkan didepan. Apalagi jaman dulu hampir semua guru menggunakan metode menerangkan dan mendikte pelajaran jadi harus konsentrasi penuh. Hasilnya, juara 1 atau 2 selalu saya dapatkan setiap catur wulan. 

Balik lagi ke nama blog, jadi kisah masa kecil itu menginspirasi saya untuk menamai blog ini dengan "duduk paling depan". Saya ingin menulis cerita yang membuat orang lain antusias menyimaknya. Walaupun yaaah page viewers blog ini nggak banyak tapi lumayan lah ada yang baca *jangan-jangan yang baca cuma suami dan keluarga saya doang* :P

Meski ingin orang lain membaca dengan antusias tulisan saya tapi lebih penting lagi makna menulis bagi saya adalah mengabadikan kenangan terutama kenangan indah yang saya tidak ingin menguap begitu saja. 


Karena semua kenangan akan terlupakan kecuali yang diabadikan dalam tulisan.

1 komentar:

  1. ih ibu kita samaa, doyan nyuruh duduk paling depan biar ranking 1 hihihi... nama yang bikin penasaran mbak, very good choice :)

    BalasHapus

Jangan cuma bisa ninggalin kenangan, tinggalin komentar juga dong ^_^

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS